Oleh: pinjambuku | 23 September 2007

D. Zawawi Imron: Refrain di Sudut Dam

Refrain di Sudut Dam
D. Zawawi Imron

Bentang Budaya, Yogyakarta
Cetakan I: Juni 2003; xiv + 104 halaman

 

Seratus puisi yang terkumpul dalam buku ini adalah sajak-sajak terbaru penyair yang berkampung halaman di Pulau Madura ini. Dalam pengantarnya D. Zawawi Imron memaparkan bahwa sajak-sajak dalam buku ini kesemuanya ditulis berkaitan dengan kunjungannya ke negeri Belanda, yakni ketika ia diundang membaca puisi dalam Festival Winternachten di Den Haag. Jadilah sajak-sajak dalam kumpulan ini terutama mewakili apa yang dilihat dan dihayati penyairnya di negeri orang, tentang manusia dan alam Belanda. Akan tetapi, menulis sajak-sajak tentang Negeri Belanda tidak harus berarti untuk menjadi Belanda. Bahkan, denyut tanah air kian membuncahkan kerinduan sang penyair kepada gunung, pohon siwalan, laut biru, pekik bekisar dan ricik air di sungai, petani, tukang becak, nasi pecel, dan lain-lain. Jadilah, buku ini kian mengukuhkan kepenyairan D. Zawawi Imron, setidaknya dalam hal produktivitasnya yang luar biasa.

***
Jurnal Puisi, No. 11-12-13, Tahun 2003


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: