Oleh: pinjambuku | 23 September 2007

Mochtar Pabotinggi: Dalam Rimba Bayang-Bayang

Dalam Rimba Bayang-Bayang
Mochtar Pabotinggi

Penerbit Buku Kompas, Jakarta
Cetakan I: Januari 2003; lvi+128 halaman

 

“Saya menulis puisi supaya tak ikut jadi gila.” Demikian ungkap Mochtar Pabotinggi membuka pengantar untuk kumpulan puisi ini. Mochtar Pabotinggi lebih banyak dikenal sebagai peneliti dan pengamat masalah politik. Nyatanya, ia memulai karir kepenulisan di bidang sastra. Cerpen-cerpennya mulai terpublikasi di berbagai media sejak tahun 1960-an. Sementara, puisi-puisinya bermunculan di majalah Basis dan Horison sejak 1971 dan 1972. Setelah itu, ia lebih banyak menulis esai dan artikel, antara lain dimuat di Prisma dan Tempo. Jika kemudian ia membukukan karya-karya puisinya, Ignas Kleden menulis, “Bagaimanapun juga, Mochtar Pabotinggi barangkali hanyalah suatu gejala, fenomen dari tantangan lebih umum yang idhadapi oleh penyair Indonesia: apakah mungkin dan bagaimanakah caranya menggabungkan lirik dengan politik?”

***
Jurnal Puisi, No. 11-12-13, Tahun 2003


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: